Tampilkan postingan dengan label Mobile E-Commerce. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobile E-Commerce. Tampilkan semua postingan

11/01/16

Mengatur Tata Letak (Layout) Aplikasi Blackberry dengan Eclipse

Mengatur Tata Letak (Layout) Aplikasi Blackberry dengan Eclipse - Layout Manager berfungsi untuk mengatur tata letak component pada layout. Layout manager terpaket dalam net.rim.device.api.ui.container, yang memiliki 4 class Manager pada API pada version 4.6.0, yaitu:
  • VerticalFieldManager : menjabarkan bidang dari atas / bawah, dapat mengontrol lebar dan keselarasan dari bidang / komponen ke manajer layout. 
  • HorizontalFieldManager : menjabarkan bidang dari kiri ke kanan, pada satu baris. Dapat mengontrol lebar dan tata letak dari bidang 
  • FlowFieldManager : hanya menambahkan bidang dari kiri ke kanan, dan memungkinkan menambahkan sebanyak satu baris. Dapat mengontrol lebar dan tata letak. 
  • DialogFieldManager : digunakan untuk menguraikan Dialog dan Status layar 

Mengatur Tata Letak (Layout) Aplikasi Blackberry dengan Eclipse_


Untuk API versi 5.0 tersedia
  • GridFieldManager : mengatur tata letak component dalam bentuk grid atau tabel. 
baca juga: Membuat Aplikasi Hitung Luas Untuk Blackberry dengan Eclipse

Seperti smartphone kebanyakan, BlackBerry menggunakan memori flash untuk menyimpan data antara aplikasi dan perangkat. Perangkat BlackBerry memiliki memori flash internal, dan sebagian model juga mendukung SDcard eksternal. Beberapa tipe hanya melaui memori internal saja, sementara beberapa bekerja dengan baik melalui memori flash internal dan SDcard yang terpasang ke perangkat.

BlackBerry menawarkan beberapa cara untuk menyimpan data yaitu:

  • Record Management System (RMS) : RMS didukung oleh BlackBerry, format DBMS yang memungkinkan aplikasi untuk menyimpan array byte. Secara umum, tidak ada alasan untuk menggunakan RMS kecuali anda memiliki legacy code atau mengembangkan sebuah MIDlet bukannya aplikasi BlackBerry.
  • BlackBerry Persistent Store : BlackBerry Store Persistent menyediakan fitur mirip dengan RMS, namun, dirancang untuk menyediakan antarmuka penyimpanan data yang fleksibel dan kuat. Dengan BlackBerry Persistent Store API, dapat menyimpan seluruh objek Java ke memori tanpa harus serialize data terlebih dahulu.
  • JSR 75 FileConnection : FileConnection API didefinisikan oleh JSR 75 dan dibangun pada Generic Connection Framework dengan komponen utama dari kelas javax.microedition.io.file.FileConnection FileConnection API merupakan paket opsional Java J2ME yang memberikan-enabled mengakses perangkat untuk file sistem yang terletak pada perangkat mobile. Selain itu JSR 75 mendukung penuh penggunaan PIM (Personal Information Management) API adalah Paket opsional J2ME yang memberikan akses ke PIM (Personal Information Management) data.
  • SQLite : sistem database relational (RDBMS) yang berguna untuk menyimpan data terstruktur. BlackBerry SQLite memungkinkan Anda untuk membuat dan mengakses database disimpan pada memori internal perangkat dan eksternal SD card, tapi hanya tersedia untuk perangkat yang menjalankan BlackBerry OS 5.0.


Mengingat sebelumnya menggunakan OS 4.6, penyimpan data objek kedalam memori flash memungkinan dengan PersistentStore. Saat ini biasanya perangkat flash memori memiliki kapasitas sebesar 128 MB, dengan persentase signifikan untuk ruang bebas (free space) setelah memperhitungkan ruang untuk OS, email dan data lainnya. Bukan ide yang baik menyimpan dokumen atau data lainya yang memiliki kapasitas besar kedalam memori flash. Jika untuk mengelola gambar ber-resolusi tinggi, audio, video atau simpan data kapasitas besar pilihan terbaik adalah menggunakan SDcard dengan FileConnection API.

Persistent Store Key

Persistent Store mengelola kunci/key (nilai long) dan objek (instansi dari Persistent Object). Kunci ini bersifat global di semua aplikasi pada perangkat, tetapi kita perlu mengetahui dulu kunci yang sedang dipakai dalam aplikasi. Sehingga kita bisa memakai Persistent Store di aplikasi yang berbeda dengan key tersebut.

Untuk menghasilkan nilai long untuk digunakan sebagai key, Blackberry JDE plugin pada Eclipse menawarkan cara yang mudah. Caranya cukup ketik beberapa teks ke dalam editor, pilih, dan klik kanan. Kemudian pilih Convert String to Long, akan menhasilkan nilai long berdasarkan pada hash dari teks yang dipilih.

PersistentObject

Gunakan method PersistentStore.getPersistentObject menghasilkan objek dari PersistentObject, bahkan jika key belum pernah digunakan sebelumnya. Anda selalu mendapatkan objek PersistentObject, akan tetapi isi dari objek bisa saja null. Artinya tidak ada yang telah disimpan pada key tersebut atau telah mungkin telah dihapus.

PersistentObject persistentObject = PersistentStore.getPersistentObject (0x2a5c4229e4666089L);

Isi/contents PersistentObject diakses melalui metode getContents. Masih sama, method ini akan kembali menghasilkan null:

Object contents = persistentObject.getContents();

Untuk set atau mengganti isi dari PersistentObject, gunakan method setContents:

Hashtable hashtable = new Hashtable();

persistentObject.setContents(hashtable);

Menetapkan isi PersistentObject dengan method commit:

persistentObject.commit();

Untuk mengubah data dalam PersistentObject, hanya perlu memodifikasi objeknya dan tetapkan dengan persistentObject.commit, tidak perlu memanggil setContents lagi, kecuali jika ingin set objek dengan kunci yang berbeda pada persistent:

hashtable.put("Key", "Value");

persistentObject.commit();

Apa yang bisa disimpan ?

PersistentStore hanya bisa menyimpan objek saja, bukan tipe data primitif. Salah satu contoh, kita tidak dapat menyimpan tipe int secara langsung, tetapi dengan membungkus int dalam suatu objek Integer. Seperti berikut:

persistentObject.setContents(new Integer(1234));

Umumnya, setiap objek yang masuk ke setContents harus mengimplementasikan antarmuka net.rim.device.api.util.Persistable. Interface ini tidak mengandung method, hanya penanda untuk OS BlackBerry.

Selain itu, beberapa kelas dasar Java juga diperbolehkan, meskipun mereka tidak secara eksplisit menerapkan Persistable. Kelas-kelas tambahan persistable diperbolehkan adalah:

java.lang.Boolean

java.lang.Byte

java.lang.Characte

java.lang.Integer

java.lang.Long

java.lang.Object

java.lang.Short

java.lang.String

java.util.Vector

java.util.Hashtable

Array dari tipe primitif juga implisit persistable, sebagaimana array jenis persistable lainnya. Jadi, kita dapat menyimpan byte [], char [], int [], String [], Vektor [], dan sebagainya. Perhatikan bahwa persistent menyimpan seluruh objek, termasuk semua objek referensinya. Ini berarti bahwa jika ada objek referensi objek lainnya, objek tersebut harus persistable juga.

Berikut ini contoh yang salah:

public class MyClass {
int someValue;
}
...
hashtable.put("Key", new MyClass());
persistentObject.commit();

Tetapi jika kelas MyClass implements Persistable, maka dapat dilakukan:

public class MyClass implements Persistable {
int someValue;
}
...
hashtable.put("Key", new MyClass());
persistentObject.commit();

Vertical Field Manager

Berikut cara menggunakan VerticalFieldManager 

VerticalFieldManager vfm = new VerticalFieldManager(Manager.VERTICAL_SCROLL);
vfm.add(new LabelField("VerticalFieldManager..."));
vfm.add(new LabelField("default horizontal alignment is left"));
vfm.add(new LabelField("using all width & long label...", LabelField.ELLIPSIS | LabelField.USE_ALL_WIDTH));
vfm.add(new LabelField("horizontally centered...",
Field.FIELD_HCENTER));
add(vfm);

Screenshot :


Horizontal Field Manager

Berikut cara menggunakan HorizontalFieldManager

// create the layout manager, and enable scrolling...
HorizontalFieldManager hfm = new orizontalFieldManager(Manager.HORIZONTAL_SCROLL);
// if field is not focusable, then scrolling will not work!
hfm.add(new LabelField("HFM (focusable for scrolling)...",
Field.FIELD_VCENTER | Field.FOCUSABLE));
hfm.add(new LabelField("default VA..."));
add(hfm);

Screenshot



Flow Field Manager

Berikut cara menggunakan FlowFieldManager 

FlowFieldManager ffm = new FlowFieldManager();
ffm.add(new LabelField("bla (bottom)...", LabelField.FIELD_BOTTOM));
ffm.add(new LabelField("bla (top)...", LabelField.FIELD_TOP));
ffm.add(new BitmapField(..));
ffm.add(new LabelField("FlowFieldManager (center)...", Field.FIELD_VCENTER));
ffm.add(new LabelField("default vertical alignment..."));
add(ffm);

Screenshot



Dialog Field Manager

Berikut cara menggunakan DialogFieldManager

DialogFieldManager dfm = new DialogFieldManager();
dfm.setIcon(new BitmapField(..));
dfm.setMessage(new RichTextField("Title of DialogFieldManager"));
dfm.addCustomField(new LabelField("bla (bottom)...", LabelField.FIELD_BOTTOM));
dfm.addCustomField(new LabelField("bla (top)...", LabelField.FIELD_TOP));
dfm.addCustomField(new BitmapField(..));
dfm.addCustomField(new LabelField("bla (center)...", Field.FIELD_VCENTER));
dfm.addCustomField(new LabelField("default vertical alignment..."));
add(dfm);

Screenshot




Grid Field Manager

Contoh GridFieldManager



Masih menggunakan project custom UI, buat PersistentObject menggunakan Hastable untuk menyimpan isi/kontent. Tambahkan variable Hastable, PersistentKey dan key Field Hastable untuk pada kelas AplikasiPertamaMainScreen:

class AplikasiPertamaMainScreen extends MainScreen implements FieldChangeListener {
...
private Hashtable persistentHashtable;
private PersistentObject persistentObject;
static final long KEY_PERSISTENT = 0x7ca5ef0a1ad81231L;
static final String KEY_USERNAME = "usernameData";
static final String KEY_PASSWORD = "passwordData";
static final String KEY_LEVEL = "levelData";
static final String KEY_JOB = "jobData";
static final String KEY_HOBI1 = "hobiProgrammerData";
static final String KEY_HOBI2 = "hobiDokterData";
static final String KEY_HOBI3 = "hobiAkuntanData";
static final String KEY_SEX1 = "sexPriaData";
static final String KEY_SEX2 = "sexWanitaData";
static final String KEY_AGE = "ageData";
static final String KEY_BORN = "bornData";
...

Buat Hastable. jika pertama kali menggunakan PersistentObject. Sebaliknya, hastable akan mengambil isi/kontent dari PersistentObject jika tidak bernilai i:

if(persistentObject.getContents() == null ) {
persistentHashtable = new Hashtable();
persistentObject.setContents(persistentHashtable);
}
else{
persistentHashtable = (Hashtable)persistentObject.getContents();
}

Jika PersistentObject memiliki isi/kontent, maka ambil data dengan Hashtable. Kemudian set value sesuai Field:

if (persistentHashtable.containsKey(KEY_USERNAME)) {
usernameField.setText((String)persistentHashtable.get(KEY_USERNAME));
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_PASSWORD)) {
passwordField.setText((String)persistentHashtable.get(KEY_PASSWORD));
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_HOBI1)) {
Boolean booleanObject = (Boolean)persistentHashtable.get(KEY_HOBI1);
chk.setChecked(booleanObject.booleanValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_HOBI2)) {
Boolean booleanObject = (Boolean)persistentHashtable.get(KEY_HOBI1);
chk2.setChecked(booleanObject.booleanValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_HOBI3)) {
Boolean booleanObject = (Boolean)persistentHashtable.get(KEY_HOBI1);
chk3.setChecked(booleanObject.booleanValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_LEVEL)) {
Integer intObject = (Integer)persistentHashtable.get(KEY_LEVEL);
levelField.setSelectedIndex(intObject.intValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_JOB)) {
Integer intObject = (Integer)persistentHashtable.get(KEY_JOB);
choiceJob.setSelectedIndex(intObject.intValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_AGE)) {
Integer intObject = (Integer)persistentHashtable.get(KEY_AGE);
ageNumeric.setSelectedValue(intObject.intValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_SEX1)) {
Boolean booleanObject = (Boolean) persistentHashtable.get(KEY_HOBI1);
radio.setSelected(booleanObject.booleanValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_SEX2)) {
Boolean booleanObject = (Boolean) persistentHashtable.get(KEY_SEX2);
radio2.setSelected(booleanObject.booleanValue());
}
if (persistentHashtable.containsKey(KEY_BORN)) {
Long longObject = (Long)persistentHashtable.get(KEY_BORN);
bornDate.setDate(longObject.longValue());
}

Pola ini sama untuk semua tipe data primitif. Bungkus mereka di kelas data/objek yang terkait dan memasukkan ke hashtable.

...
public void save() throws IOException {
persistentHashtable.put(KEY_USERNAME, usernameField.getText());
persistentHashtable.put(KEY_PASSWORD, passwordField.getText());
persistentHashtable.put(KEY_HOBI1, new Boolean(chk.getChecked()));
persistentHashtable.put(KEY_HOBI2, new Boolean(chk2.getChecked()));
persistentHashtable.put(KEY_HOBI3, new Boolean(chk3.getChecked()));
persistentHashtable.put(KEY_SEX1, new Boolean(radio.isSelected()));
persistentHashtable.put(KEY_SEX2, new Boolean(radio2.isSelected()));
persistentHashtable.put(KEY_LEVEL, new Integer(levelField.getSelectedIndex()));
persistentHashtable.put(KEY_JOB, new Integer(choiceJob.getSelectedIndex()));
persistentHashtable.put(KEY_AGE, new Integer(ageNumeric.getSelectedIndex()));
persistentHashtable.put(KEY_BORN, new Long(bornDate.getDate()));
persistentObject.commit();
}
...

PersistentObject akan menyimpan referensi ke Hashtable, kemudian tetapkan dengan commit dan akan menulis baru dari semua data yang direferensikan ke penyimpanan persistent.

Screenshot :




Jalankan aplikasi, lalu isi semua field pada form. Setelah itu tekan tombol back, muncul dialog dan pilih save. Kemudian masuk kembali ke aplikasi, maka terlihat semua field terisi sesuai dengan apa yang kita inputkan sebelumnya.

Latihan

  • Buatlah form biodata mahasiswa menggunakan layout grid manager


Sekian artikel tentang Mengatur Tata Letak (Layout) Aplikasi Blackberry dengan Eclipse

Daftar Pustaka

  • Focust, Bill. 2010. Blackberry Java Development, Second Edition. Pact Publishing.

Membuat Aplikasi Hitung Luas Untuk Blackberry dengan Eclipse

Membuat Aplikasi Hitung Luas Untuk Blackberry dengan Eclipse - Setelah sebelumnya kami membahas tutorial membuat aplikasi hello word untuk blackberry menggunakan ecplise, kali ini kita akan mempelajari tentang membuat aplikasi hitung luas.
Buat terlebih dahulu tampilan seperti berikut

Panjang :
Lebar :
Hitung (Button Field)

Caranya :
  1. Buat mainscreen baru beri nama LuasScreen 
  2. Lalu tambahkan textfield dan buttonfield kedalam nya, atau bisa dilihat dalam source berikut. 
import net.rim.device.api.ui.container.MainScreen;
import net.rim.device.api.ui.component.*;
import net.rim.device.api.ui.*;
class LuasScreen extends MainScreen{
TextField txtPanjang, txtLebar, txtLuas;
ButtonField tomHitung;
LuasScreen() {
tomHitung = new ButtonField("Hitung");
txtPanjang = new TextField();
txtPanjang.setLabel("Panjang : ");
txtLebar = new TextField();
txtLebar.setLabel("Lebar : ");
txtLuas = new TextField();
txtLuas.setLabel("Luas = ");
this.add(txtPanjang);
this.add(txtLebar);
this.add(txtLuas);
this.add(tomHitung);
}
}

Kemudian buat sebuah method untuk menghitung luas :
public void HitungAction(){
int iPanjang = Integer.parseInt(txtPanjang.getText());
int iLebar = Integer.parseInt(txtLebar.getText());
int iLuas = iPanjang * iLebar;
txtLuas.setText(String.valueOf(iLuas));
}

Kemudian tambahkan listener ke dalam button, dan beri perintah untuk memanggil method hitung

Seperti dibawah ini
tomHitung.setChangeListener(new FieldChangeListener(){
public void fieldChanged(Field field,int context)
{
HitungAction(); //Disini perintah untuk tombol nya
}
});

Kemudian tambahkan menu kedalam main screen yg telah kita buat, seperti source berikut ini :
MenuItem _hitungAction = new MenuItem("Hitung" , 100000, 10)
{
public void run()
{
HitungAction(); // Disini perintah untuk menu
}
};
protected void makeMenu(Menu menu, int instance)
{
menu.add(_hitungAction);
super.makeMenu(menu, instance);
}

Source code langkap nya akan menjadi seperti berikut ini :
import net.rim.device.api.ui.container.MainScreen;
import net.rim.device.api.ui.component.*;
import net.rim.device.api.ui.*;
class LuasScreen extends MainScreen{
TextField txtPanjang, txtLebar, txtLuas;
ButtonField tomHitung;
LuasScreen() {
tomHitung = new ButtonField("Hitung");
tomHitung.setChangeListener(new FieldChangeListener(){
public void fieldChanged(Field field,int context)
{
HitungAction(); //Disini perintah untuk tombol nya
}
});
txtPanjang = new TextField();
txtPanjang.setLabel("Panjang : ");
txtLebar = new TextField();
txtLebar.setLabel("Lebar : ");
txtLuas = new TextField();
txtLuas.setLabel("Luas = ");
this.add(txtPanjang);
this.add(txtLebar);
this.add(txtLuas);
this.add(tomHitung);
}
public void HitungAction(){
int iPanjang = Integer.parseInt(txtPanjang.getText());
int iLebar = Integer.parseInt(txtLebar.getText());
int iLuas = iPanjang * iLebar;
txtLuas.setText(String.valueOf(iLuas));
}
MenuItem _hitungAction = new MenuItem("Hitung" , 100000, 10)
{
public void run()
{
HitungAction(); // Disini perintah untuk menu
}
};
protected void makeMenu(Menu menu, int instance)
{
menu.add(_hitungAction);
super.makeMenu(menu, instance);
}
}

Kemudian terakhir tampilkan MainScreen ke layer.
import net.rim.device.api.ui.UiApplication;
public class HelloApp extends UiApplication{
LuasScreen luasscr;
HelloApp() {
luasscr = new LuasScreen();
this.pushScreen(luasscr);
}
public static void main(String[] s){
HelloApp myapp = new HelloApp();
myapp.enterEventDispatcher();
}
}

Latihan
  • Tambahkan menghitung keliling pada program blackberry


Daftar Pustaka
  • Focust, Bill. 2010. Blackberry Java Development, Second Edition. Pact Publishing.

Cara Membuat Aplikasi Blackberry Menggunakan Eclipse

Cara Membuat Aplikasi Blackberry Menggunakan Eclipse - Instalasi eclipse untuk blackberry:
  1. Install jdk terlebih dahulu apabila di dalam komputer belum memiliki JDK 
  2. Kemudian install Blackberry JDE_5.0.0 (untuk OS BB 5.0) 
  3. Setting path javac pada environment variable 

Cara Membuat Aplikasi Blackberry Menggunakan Eclipse_

MEMBUAT APLIKASI HELLO WORLD

Langkah-langkah membuat aplikasi hello world untuk blackberry dengan menggunakan eclipse:

1) Setelah instalasi JDE selesai, Buka JDE 5.0 yang sudah diinstall lalu klik file, kemudian close all dan close workspace. Sehingga dilayar akan muncul tampilan seperti dibawah ini.


Kemudian buat sebuah workspace dengan klik new dan pilih tab workspace, taruh didirektori yang dikehendaki. PERHATIAN setiap membuat nama baik workspace, nama projek, JANGAN menggunakan spasi.


3) Kemudian tambahkan projek baru pada workspace, caranya seperti gambar dibawah ini.


4) Kemudian beri nama projek tersebut


5) Setelah projek dibuat, maka tambahkan file baru kedalam projek tersebut, caranya seperti berikut, klik kanan pada nama projek


6) Beri nama file tersebut dengan nama class yang akan dibuat. (Karena dalam java nama class harus sama dengan nama file. Dalam hal ini kita akan membuat sebuah Aplikasi Hello sehingga kita beri nama HelloApp.java

Lalu tambahkan code dibawah ini
import net.rim.device.api.ui.UiApplication;
public class HelloApp extends UiApplication{
HelloApp() { }
public static void main(String[] s){
HelloApp myapp = new HelloApp();
myapp.enterEventDispatcher();
}
}
Perhatikan source code diatas, untuk membuat sebuah aplikasi kita perlu menurunkan class dari class UiApplication. Cara nya kita import class UiApplication, lalu class HelloApp kita extends ke UiApplication.

7) Seperti kita ketahui di sebuah aplikasi kita perlu membuat form, oleh karena itu kita perlu membuat sebuah form dengan cara membuat sebuah class yang diturunkan dari MainScreen. Cara nya sama klik kanan diprojek lalu create new file in project dan beri nama HelloScreen.java

Kemudian tulis source dibawah ini :
import net.rim.device.api.ui.container.MainScreen;
import net.rim.device.api.ui.component.TextField;
class HelloScreen extends MainScreen{
TextField txtHello;
HelloScreen() {
txtHello = new TextField();
txtHello.setText("Hallo mobile programmer ");
this.add(txtHello);
}
}
Perhatikan sebuah form diturunkan dari class MainScreen, lalu untuk membuat sebuah TextField. Kita import dulu component tersebut.

Perintah this.add(txtHello) untuk menambahkan/menampilkan txtHello yang kita buat ke layer form/MainScreen yang kita buat.

8) Terakhir kita perlu menambahkan Form yang kita buat kedalam HelloApp (Aplikasi), caranya tambahkan source berikut kedalam HelloApp

import net.rim.device.api.ui.UiApplication;
public class HelloApp extends UiApplication{
HelloScreen helloscr;
HelloApp() {
helloscr = new HelloScreen();
this.pushScreen(helloscr);
}
public static void main(String[] s){
HelloApp myapp = new HelloApp();
myapp.enterEventDispatcher();
}
}

Perhatikan

this.pushScreen(helloscr); Perintah ini berguna untuk menampilkan screen yang kita buat ke layer.

Latihan

Buatlah tampilah seperti dibawah ini :


Sekian artikel tentang Cara Membuat Aplikasi Blackberry Menggunakan Eclipse.

Daftar Pustaka
  • Focust, Bill. 2010. Blackberry Java Development, Second Edition. Pact Publishing.

Jenis Aplikasi Blackberry dan Struktur Aplikasi Java Blackberry

Jenis Aplikasi Blackberry dan Struktur Aplikasi Java Blackberry - Aplikasi BlackBerry pada dasarnya terbagi 3: aplikasi browser, aplikasi Java, dan aplikasi MDS runtime. Aplikasi browser adalah aplikasi web-based yang bisa diakses dengan BlackBerry Browser. Aplikasi Java adalah aplikasi yang dibuat dengan CLDC/MIDP API atau BlackBerry API. Aplikasi Java bisa menjadi pilihan apabila Anda ingin membuat aplikasi dengan fitur yang kompleks dan lebih terintegrasi dengan perangkat BlackBerry Anda. Aplikasi MDS runtimeadalah aplikasi yang dikhususkan untuk terintegrasi dengan BlackBerry Enterprise Server melalui MDS Integration Service. Aplikasi MDS runtime biasanya ringan dan berbentuk form.

Ada satu jenis aplikasi BlackBerry lagi yang mungkin Anda akan dengar, yaitu aplikasi widget. Sebenarnya, aplikasiwidget adalah bagian dari aplikasi browser yang dapat berdiri sendiri. Aplikasi widget adalah aplikasi web yang berukuran kecil dan menggunakan HTML, CSS dan JavaScript. Aplikasi widget dapat terlihat dan berperilaku sama seperti aplikasi Java.

Jenis Aplikasi Blackberry dan Struktur Aplikasi Java Blackberry_
baca juga: Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry

Pada artikel ini dan artikel selanjutnya, yang akan lebih dibahas adalah tentang aplikasi Java. Aplikasi web, MDSruntime, dan widget akan dibahas di bagian tertentu. Untuk data yang official dari BlackBerry tentang jenis aplikasi BlackBerry, silahkan kunjungi http://docs.blackberry.com/en/admin/deliverables/12873/Types_of_BB_applications_267708_11.jsp.

Struktur Aplikasi Java BlackBerry

Aplikasi Java BlackBerry ditulis dengan menggunakan Connection Limited Device Configuration (CLDC) Application Programming Interface (API) yang ada pada Java Micro Edition. Aplikasi yang ditulis untuk perangkat BlackBerry menggunakan Mobile Information Device Profile (MIDP) API yang dibangun di atas CLDC dan/atau BlackBerry API. Untuk terminology yang lebih mudah, selanjutnya “aplikasi BlackBerry yang menggunakan BlackBerry API” akan disebut RIMlet, dan “aplikasi yang menggunakan MIDP API” akan disebut MIDlet.

Gambar di bawah ini menggambarkan fondasi penyusun aplikasi BlackBerry. Dua blok teratas menunjukkan bahwa aplikasi BlackBerry dapat dibangun di atas MIDP API atau Blackberry API. Suatu aplikasi BlackBerry yang hanya dibangun di atas MIDP API (biasa disebut MIDlet) tidak bisa mengakses BlackBerry API, namun tidak sebaliknya. Dengan menggunakan BlackBerry API, Anda bisa membuat aplikasi yang efisien, responsif, dan lebih menarik karena BlackBerry API dirancang khusus untuk perangkat BlackBerry.

RIMlet dan MIDlet mempunyai siklus hidup yang berbeda. Siklus hidup sebuah RIMlet terdiri dari inisialisasi, sebuah titik masuk aplikasi (dengan fungsi main()), dan penghentian aplikasi (dengan fungsi System.exit()).

MIDlet, sesuai dengan spesifikasinya, mempunyai siklus hidup sebagai berikut: inactive, active, paused, dan destroyed. Berdasarkan feedback tertentu, kode pada aplikasi MIDlet dapat menyuruh software manajemen aplikasi BlackBerry untuk mengubah status aplikasi MIDlet. Beberapa contoh dari feedback tersebut dapat berupa interaksi pengguna pada perangkat BlackBerry, perubahan tanggal dan waktu, boot up atau shut down, dan masih banyak lagi. Siklus hidup MIDlet dapat dilihat pada gambar berikut.

Pertimbangan dalam Perancangan Aplikasi BlackBerry

Aplikasi desktop, aplikasi web, dan aplikasi mobile adalah 3 hal yang berbeda. Dalam merancang sebuah aplikasi BlackBerry, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, antara lain:
  • Layar. Ukuran layar BlackBerry “jaman sekarang” pada umumnya adalah sekitar 2-3 inch dengan resolusi 480 pixel * 360 pixel (Bold, Javelin). Kita juga harus mempertimbangkan ukurang layar BlackBerry “jaman dulu” yang resolusinya lebih kecil dari itu. Kecilnya layar hanya memungkinkan 1 window pada suatu waktu. 
  • User input. BlackBerry memiliki 2 input secara garis besar: keyboard yang ukurannya dan trackball/trackpad. Rancangan antarmuka yang Anda buat harus dapat dinavigasi dengan mudah. Selain itu, minimalkan input teks apabila bisa diganti dengan button, drop-down menu, atau metode input lainnya. 
  • Memori dan prosesor. Ukuran, kecepatan, dan kemampuan prosesor dan memori BlackBerry jauh lebih terbatas dibandingkan komputer desktop jaman sekarang. Dalam merancang aplikasi, pikirkan juga besar dan jumlah objek yang akan disimpan memori, juga kompleksitas program yang Anda buat. OS BlackBerry mendukung multitasking, jadi aplikasi Anda harus berbagi memori dan prosesor dengan aplikasi lain. 
  • Internet. Koneksi internet nirkabel memiliki delay yang lebih tinggi dibandingkan koneksi internet kabel. Hal ini berpengaruh pada aplikasi-aplikasi real-time seperti MMORPG (online game) dan aplikasi saham. 
  • Baterai. Tidak seperti komputer desktop yang dapat terus menerus terpasang ke listrik 24/7, BlackBerry memiliki suplai daya yang terbatas. Berhati-hatilah dalam merancang kode-kode yang dapat menghabiskan baterai (seperti mengakses GPS, Wi-Fi, ataupun logika yang menghabiskan waktu prosesor). 

Setelah Anda mengetahui konsep dasar aplikasi BlackBerry, silahkan tunggu artikel saya tentang instalasi perangkat pemrograman BlackBerry: Eclipse dan BlackBerry JDE plug-in. Oya, Anda juga saya sarankan untuk mempunyaideveloper keys dari BlackBerry. Developer keys ini berguna untuk meng-unlock RIM API yang sensitif: GPS, file storage, dan lainnya. Anda bisa mendapatkan key tersebut seharga $20 dari https://www.blackberry.com/SignedKeys/. Jika Anda hanya ingin mengetes aplikasi tersebut di simulator, Anda tidak wajib membeli key tersebut


Daftar Pustaka
  • Focust, Bill. 2010. Blackberry Java Development, Second Edition. Pact Publishing.

Konsep Utama Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Java

Konsep Utama Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Java - Pemrograman berorientasi objek mulai dibicarakan sekitar akhir tahun 60’an. Pertama kali diperkenalkan oleh Ole Johan Dhal dan Kristen Nygaard dari Universitas Oslo, Norwegia pada tahun 1966 dalam jurnal dengan judul “SIMULA An Algol Based Simulation Language”. Jadi OOP bukan hal baru.

Sejarah Pemrograman Berorientasi Objek

ΓΌ Pada tahun 1970 bahasa SMALTALK dikembangkan oleh XEROX PARC. Pada saat itu sebagian dari dunia menggunaan COBOL dan FORTRAN dengan metode dekomposisi dan fungsional. Perubahan terjadi selama beberapa dekade sampai dikenalnya faktor utama berorientasi objek, yaitu :
Konsep dasar berorientasi objek, konsep berorientasi objek mulai populer dimana memulai analisis dan disain menjadi lebih diperhatikan daripada coding.

Teknologi dasar pengembangan sistem, coding sangat dipengaruhi oleh bahasa pemrograman yan tersedia. Untuk pengembangan program terstruktur lebih mudah dikembangkan dengan pascal, atau C, dan pembuatan coding berorientasi objek akan lebih mudah dikembangkan dengan bahasa pemrograman C++, JAVA, VB.Net, PHP.

Kondisi sistem, sistem yang dibagun saat ini berbeda dengan sistem beberapa tahun yang lalu. Sistem yang sekarang lebih besar, kompleks dan dapat juga merupakan sistem yang interaktif. Pendekatan berorientasi objek merupakan cara yang lebih tepat untuk sistem yang berorientasi objek.
Pengenalan model, banyak organisasi mendapatkan bahwa sistem yang dibagngun pada saat ini cendrung berorientasi data dari pada sistem yang dibagun sekitar tahun 1970 dan 1980. pada waktu itu penggunaan model telah mendapatkan prioritas lebih besar dibandingkan dengan kompleksitas fungsional.

Konsep Utama Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Java_
image source: www.udemy.com
baca juga: Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry

Pengembangan Berorientasi Objek

Pengembangan berorientasi objek merupakan cara berpikir baru tantang perangkat lunak berdasarkan abstraksi alam dunia nyata.

Hal yang lebih penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah konsep mengidentifikasi objek dan mengorganisasi domain aplikasi dibandingkan dengan fokus penggunaan bahasa pemrograman berorientasi objek atau tidak.

Abtraksi

Abstraksi suatu cara melihat suatu objek dalam bentuk yang lebih sederhana, contoh:

Bila kita melihat sebuah mobil bukan sebagai sebuah kumpulan atau ribuan komponen elektronik , mekanik dengan empat buah ban, besi, jok stir dan sebagaiya.

Walau kenyataanya demikian namum kita melihat mobil sebagai si dngle entity yang merupakan suatu objek yang mempunyai sifat dan karakteristik tersendiri.

Kita tidak perlu tahu bagaimana kompleknya mobil itu, tidak perlu tahu bagaimana cara bekerja mesin, dll. Kita tidak meihat bagian-bagian dalam sebuah mobil sebagai suatu bagian yang berdiri sendiri-sendiri, tetapi sebagai satu kesatuan.

Dengan abstraksi kita melihat suatu sistem yang komplek sebagai kumpulan subsistem-subsistem yang lebih sederhana, seperti halnya mobil merupakan suatu sistem yang terdiri atas subsistem-subsistem

Elemen dalam sebuah Objek

Setiap objek selalu memiliki keadaan (State) dan behaviour yang dapat mengubah state tersebut.

Contoh: Manusia memiliki state umur, tinggi, berat, dll. Demikian pula behaviour yang dimiliki manusia seperti makan, tidur, bekerja, dll.

Behaviour ini dapat mengubah atau tidak sama sekali state yang dimiliki oleh suatu objek.

Dalam bahasa Java state akan lebih dikenal dengan nama properties atau field, sedangkan behavioir akan dikenal dengan nama method.

Konsep Berorientasi Objek ( Encapsulation, Inheritance, Polymorphism)

Enkapsulasi adalah satu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interfensi atau penyalahgunaan dari luar sistem dan sekaligus menyederhanakan sistem itu sendiri, akses ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat interface.

Contoh :
Seperti mobil sistem transmisi didalam mobil, sistem transmisi ini memyembunyikan dari anda bagaimana cara ia bekerja. Anda sebagai pengguna hanya cukup memindahkan tongkat transimis untuk mendapat percepatan yang anda inginkan. Tongkat transmisi inilah yang satu-satunya yang menjadi interface dalam mengatur transmisi dalam mobil tersebut. Kita tidak bisa menggunakan pedal rem untuk mengakses sistem transmisi tersebut, konsep yang sama dapat diterapkan dalam pemrograman.

Inheritance ( Pewarisan )

Kita sebenarnya terbiasa melihat objek tesusun secara hierarki berdasarkan calss-nya masing-masing. Dari sini muncul konsep tentang pewarisan yang merupakan suatu proses dimana suatu class diturunkan dari class lainnya sehingga ia mendapatkan ciri atau sifat dari class tersebut

Contoh Hirarki pewarisan class

Gambar 1.1. Hirarki Class

Polymorphism

Polymorphism berasal dari bahasa yunani yang berarti banyak bentuk. Dalam OOP konsep ini memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk memerintahkan suatu objek agar melaksanakan suatu aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama tetapi secara proses berbeda.

Contoh yang konkrit kembali ke masalah mobil, mobil yang ada dipasaran terdiri atas beberapa tipe dan merek, namun semunya memiliki interface kemudi yang sama, seperti stir, pedal gas dan rem.

Harus diperhatikan bahwa interface yang sama tidak berarti cara kerjanya juga sama. Contoh bila anda menekan pedal gas maka mobil akan melaju cepat tetapi bagaimana proses ini terjadi dapat berbeda-beda untuk setiap jenis mobil.

Dengan menggunakan interface yang sama anda akan mendapatkan hasil yang sama, tetapi bagaimana proses yang terjadi dari aksi menjadi hasil mungkin saja berbeda.

Konsep dari Class dan Objek

Objek adalah kesatuan entitas (benda), baik yang berwujud nyata ataupun hanya suatu sistem atau konsep yang memiliki sifat karakteristik dan fungsi, contoh:

Gambar 1.2. Objek yang nyata

Class adalah pemodelan dari objek yang berisi informasi (aturan) tentang sifat karakteristik (data) dan tingkah laku (method yang dimiliki oleh objek tersebut).

Hubungan antara class dan objek dapat diilustrasikan sebagai resep kue dengan kuenya, dimana resep kue adalah class dan kue adalah objeknya.

Cat: Metode (method) disebut juga service atau operator adalah prosedur atau fungsi seperti yang terdapat pada bahasa pascal, tetapi cara kerjanya agak berlainan. Method adalah sub program yang tergabung dalam objek bersama-sama dengan atribut. Method digunakan untuk pengaksesan terhadap data yang terdapat dalam objek tersebut

Atribut menggambarkan data yang dapat memberikan informasi dengan class atau objek dimana atribut tersebut berada.

Contoh Latihan

segitiga.java
public class segitiga{
int alas,tinggi;
double luas;
public segitiga(){
this.alas=0;
this.tinggi=0;
}
public double cariLuas(){
return alas*tinggi/2;
}
public void setAlas(int alas){
this.alas=alas;
}
public void setTinggi(int tinggi)
{
this.tinggi=tinggi;
}
}


Latihan

1. Buatlah program dengan menggunakan Netbean

Public class Latihan{

Public static void main(String [] args){

System.out.println(" Selamat datang");

System.out.println(" Apa kabar saya Java");

System.out.println(" James Gosling");


Tampilan


2. Buatlah program dengan Netbean


Tampilan


3. Buatlah program dengan menggunakan konsep objek oriented pada gambar dibawah ini:


Sekian artikel tentang Konsep Utama Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Java.

Daftar Pustaka

  • Focust, Bill. 2010. Blackberry Java Development, Second Edition. Pact Publishing.

Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry

Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry - BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon, sms, menjelajah internet, messenger (Blackberry Messenger/BBM), dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Penggunaan gadget canggih ini begitu fenomenal belakangan ini, sampai menjadi suatu kebutuhan untuk fashion. BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam hingga mengejutkan dunia.

Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry_
image source: business.time.com
baca juga: Penerapan E-Business & E-Commerce Beserta Contoh

Sejarah Blackberry di Indonesia

BlackBerry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub merupakan pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama BlackBerry. Pasar BlackBerry kemudian diramaikan oleh dua operator besar lainnya di tanah air yakni Excelcom dan Telkomsel.

Akibat tuntutan pemerintah Indonesia, Blackberry akhirnya membuka kantor perwakilan di Indonesia pada November 2010.

Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry 1_

Produk unggulan BlackBerry

Produk yang menjadi andalan utama dan membuat BlackBerry digemari di pasar adalah fitur email cepat (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan email cepat karena seluruh email baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “ditampilkan” langsung ke dalam BlackBerry secara otomatis.

Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari BlackBerry, yaitu push e-mail. Dengan push e-mail semua e-mail masuk dapat diteruskan langsung ke ponsel. E-mail juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server BlackBerry sehingga aman dari virus. Lampiran file berupa dokumen Microsoft Office dan PDF dapat dibuka dengan mudah. Sebuah e-mail berukuran 1 MB, jika diterima melalui push e-mail dapat menjadi 10 kb dengan isi yang tetap.

Pengguna tidak perlu mengakses Internet terlebih dulu dan membuka satu persatu e-mail yang masuk, atau pemeriksaan e-mail baru. Hal ini dimungkinkan karena pengguna akan terhubung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringan telepon seluler yang tersedia. Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk mengakses data yang sampai ketika berada di luar layanan jangkauan nirkabel. Begitu pengguna terhubung lagi, BlackBerry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru yang masuk. Kelebihan lainnya adalah kemampuan BlackBerry yang dapat menampung e-mail hingga puluhan ribu tanpa ada risiko hang, asalkan masih ada memori tersisa.

BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger yang bernama BlackBerry Messenger (BBM) yang berjalan melalui jaringan BlackBerry dengan memasukan nomor identitas unik dari setiap ponsel BlackBerry (PIN). Semua layanan BlackBerry ini dikenal sangat aman baik e-mail, chatting, maupun browsing. Untuk browsing Internet, data-data dari website sudah dikompresi sehingga lebih cepat dibuka.

BlackBerry Torch 9800 BlckBerry Bold 9700 atau disebut juga Onyx

Fasilitas lain yang menjadi andalan BlackBerry adalah pesan instan. Yahoo Messenger, Google Talk dan Skype kini telah menjadi rekanan dengan BlackBerry. Teknologi terkini memang memungkinkan kita untuk “mengobrol” (chatting) di Internet melalui telepon genggam dan Personal Digital Assistant (PDA). Tetapi yang berbeda pada BlackBerry adalah proses instalasi lengkap yang bisa dilakukan nya melalui jaringan nirkabel.

Melihat fenomena BlackBerry yang digemari masyarakat karena keunggulan fasilitas komunikasinya, membuat banyak perusahaan IT berkembang dan berlomba-lomba menciptakan aplikasi yang paling mutakhir untuk pengguna BlackBerry. Salah satu diantaranya adalah aplikasi Intar.

Keunggulan lain juga hadir melalui teknologi kompresi yang menyebabkan biaya akses menjadi murah dan pemberitahuan jawaban pesan melalui tanda getar pada BlackBerry.

Penggunaan BlackBerry semakin meluas dengan hadirnya fasilitas koneksi BlackBerry (BlackBerry Connect). Dengan BlackBerry Connect, pengguna tidak lagi harus menggunakan perangkat genggam BlackBerry untuk memanfaatkan BlackBerry Internet Solution. Pengguna hanya perlu menginstalasi BlackBerry Connect pada smartphone merek apapun yang dimiliki, kita bisa memanfaatkan BlackBerry Internet Solution.

Perbedaan BlackBerry dengan handset lain

Perangkat Blackberry adalah device yang sama dengan hanphone lain yang mempunyai fasilitas telepon dan sms. Tetapi perangkat BlackBerry sendiri yang membedakannya adalah operating systemnya, karena operating system BlackBerry merupakan Operating System (OS) berbasis Java buatan RIM (vendor Blackberry).

BlackBerry hanyalah seperti handphone biasa jika tidak mengaktifkan layanan servis BlackBerry. Namun jika layanan servis BlackBerry diaktifkan dapat menjadi killer device untuk ber-internet ria, terutama email. Sebenarnya handphone lain juga dapat beremail ria, via GPRS/3G/HSDPA, namun bedanya dengan BlackBerry adalah perangkat lain tidak dapat melakukan cek e-mail secara automatis tetapi secara manual, tetapi BlackBerry dapat mengakses email masuk,mengirim e-mail,menghapus e-mail dll seperti menerima,mengirim dan menghapus sms biasa. Email di blackberry akan muncul beberapa saat setelah dikirimkan oleh pengirim ke blackberry kita atau istilah lainnya menggunakan teknologi PUSH. Perbedaan lainnya adalah blackberry dapat mengkompres email yang masuk ke inbox kita, perbandingan dengan email biasa adalah 1:100 (skala ekstrim), jadi seumpama ada rekan yang mengirim email ke anda dengan size 1000 Kb (1 Megabyte) maka email yang anda baca di inbox blackberry anda hanya bersize 10Kb. Dengan blackberry device bandwidth koneksi sangat irit sekali.

Sekian artikel tentang Sejarah Terciptanya Blackberry dan Keunggulan Blackberry.