Tampilkan postingan dengan label Konsep Portal dan Manajemen Konten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsep Portal dan Manajemen Konten. Tampilkan semua postingan

12/02/16

Konsep Dasar Dalam Membuat E-Commerce Beserta Contoh

Konsep Dasar Dalam Membuat E-Commerce Beserta Contoh - Artikel ini akan membahas mengenai pangsa pasar dan bagaimana membuat e-commerce sesuai dengan kaidahnya. Melalui artikel ini diharapkan ampu mengenal mengenai konsep dasar dalam membuat e-commerce yang digunakan sebagai alat untuk menjual barang maupun memberikan informasi ke cabang-cabang perusahaan.

PENDAHULUAN

Ada empat komunitas yang muncul berasal dari perusahaan. Empat komunitas yang terdiri dari perusahaan dan perluasannya adalah pekerja, pelanggan, suplier, dan rekanan dagang.

Masing-masing komunitas membangkitkan dan menggunakan informasi sebagai bagian dari kebutuhan bisnis yang unik, proses, aliran kerja, kolaborasi, aplikasi dan teknologi yang mendukung tujuan dalam memimpin bisnis dan menciptakan nilai.

Konsep Dasar Dalam Membuat E-Commerce Beserta Contoh_
image source: www.jagatreview.com
baca juga: Pengertian Portal dan Tipe-Tipe Portal Menurut Para Ahli

Dengan mengidentifikasi kebutuhan informasi (fakta) untuk diberikan ke komunitas, solusi-solusi informasi didesain dalam arsitektur portal dan solusi. Solusi ini mempengaruhi aplikasi yang ada dan infrastruktur untuk menciptakan nilai meningkatkan hasil bisnis. Berikut ini dijelaskan karakteristik dari masing- masing komunitas dan hubungan dengan pelaku bisnis.

a. Employee Community-Komunitas Pekerja.
Aset terbesar dari perusahaan adalah manusia. Employee portal didesain agar komponen manusia dari organisasi dapat produktif dan sukses semaksimal mungkin. Dalam hal ini, perusahaan mendistribusikan kewenangan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.- membuat kunci bagi para pekerja dan memperkuat kualitas individunya, dalam sebuah tim kerja collaborative, untuk membuat kunci keputusan, memimpin aktivitas dan menciptakan hasil dan nilai bisnis.

Hasil dari peningkatan dan penguatan bisa dilihat ada bidang sebagai berikut :

- Sumber Daya Manusia
  • Rekruitmen
  • Training
  • Accounting
  • Analisis dan perencanaan Finansial

Dengan portal komunitas pekerja, penghimpunan data dan informasi tentang pekerjanya

dan manajemen sehingga memungkinkan individu dan kelompok menjadi lebih produktif, memproduksi lebih banyak kerja dengan jumlah orang lebih sedikit, berbagi pengalaman terbaik, bekerja lebih efisien dan membuat keputusan lebih baik pada waktu yang tepat.

b. Customer Community

Fokus dari portal komunitas pelanggan adalah untuk meningkatkan kemampuan perusahaan untuk belajar, melayani, dan mempertahankan pelanggan. Perusahaan berkompetisi untuk memperoleh pelanggan dan membangun loyalitas dan hubungan persahabatan dalam waktu yang lama. Manfaat kompetisi menjadikan lebih dalam hal kedekatan dengan pelanggan, hubungan dan jasa dibandingkan dengan featur dan inovasi. Dengan portal yang aman dan berskala, bisnis dapat mengirim informasi kunci ke dalam dan keluar firewall sehingga pekerja dan pelanggan dapat melihat produk dan harganya, jalur pemesanan, pengecekan inventori dan melihat pengiriman dan status jasa telepon (pemesanan via telepon). Tingkat informasi konsumen dan self service akan meningkatkan hubungan dengan pelanggan dan retensi (tingkat ketahanannya).

Jika suatu organisasi menawarkan kepada pelanggan eksternal akses pada informasi internal yang terpilih, mereka akan berubah, menyediakan cara efektif untuk memberikan lebih baik dalam hal :
  • Pemasaran
  • Prospek
  • Penjualan
  • Jasa lapangan (Field service)
  • Manajemen hubungan
  • Pemesanan
  • Jasa pelanggan
  • Layanan pendukung

Ini terutama benar untuk bisnis yang berusaha menuju integrasi model B2E dan B2C.

c. Supplier Community – Komunitas pemasok

Portal komunitas suplier dirancang meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengidentifikasi, menjaga, dan mengatur para suplier (pemasok barang). Organisasi mengintegrasikan dan mentransfomasikan rantai pasokan dan merealisasikan nilai lebih dari informasi per menit agar tercipta manajemen yang lebih efisien. Organisasi juga mencoba untuk mengurangi pemborosan, meningkatkan waktu ke pasar dan mengurangi biaya keseluruhan. Peningkatan aliran informasi melintasi organisasi dan rantai suplai akan memungkinkan pekerja untuk proaktif, pengambilan keputusan berbasis fakta untuk mempertinggi :
  • Pemesanan dan fullfilment
  • Pasokan barang
  • Perencanaan
  • Sumber daya
  • Kontrol inventori
  • Distribusi dan logistik
  • Manufaktur

Portal informasi komunitas suplier memungkinkan pengguna dan rekan kerja eksternal

berada pada titik mendekati rantai suplai untuk menggunakan informasi secara efektif untuk meningkatkan proses dan waktu menuju pasar, mengurangi biaya dan mengatur bisnis lebih efektif.

d. Partner Community – Komunitas rekan kerja

Perusahaan berfokus pada persaingan inti dan ketergantungan pada rekan kerja yang sinergis untuk hadir di pasar dan memperoleh manfaat kompetitif. Perusahaan berusaha untuk mencari cara mengurangi biaya, meningkatkan waktu mereka ke pasar, meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dan secara umum meningkatkan hubungan dengan pemasok barang (suplier) mereka. Organisasi butuh fleksibilitas dan kecekatan untuk memasuki dan keluar dari hubungan kerja, berdasarkan pada perubahan dinamis dan tekanan kompetitif di pasar. Banyak perusahaan seperti Cisco secara signifikan tergantung pada penjualan tak langsung dan saluran produk dengan rekan kerja untuk mempercepat waktu ke pasar dan memperoleh manfaat kompetitif. Community Partner memungkinkan pegawai perusahaan sebagai saluran rekan kerja untuk melihat informasi yang melintasi perusahaan dan saluran rekan kerja.

Beberapa contoh yang termasuk :
  • Dokumen pembagian penjualan, jadwal peluncuran produk.
  • Memimpin distribusi untuk saluran penjualan kembali.
  • Peramalan manajemen dari banyak saluran partner (multiple channel partner).
  • Mengumpulkan informasi data partner terbaru (up to date)
  • Berkolaborasi dalam kesempatan penjualan bersama (joint selling).
  • Menyediakan saluran dengan berdasar pengetahuan untuk dukungan penjualan dan teknik.
  • Menyediakan akses untuk training khusus bagi partner, dokumentasi, dan lain- lain.
  • Penjadwalan sumber daya berdasarkan permintaan.
  • Mengumpulkan feedback (umpan balik) dari partner untuk penjualan dan isu produk

E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online. Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email. Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com. Pada umumnya, baik perusahan maupun rekan kerjanya ingin mengetahui produk yang dijual, berapa banyak pendapatan yang dihasilkan, berapa jumlah permintaan dan bagaimana sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Dalam hal ini mereka ingin mengetahui apa faktor penghambat utama (bottleneck) dalam proses dan bagaimana meningkatkan proses terkombinasi. Perusahaan akan memanfaatkan portal informasi partner ini untuk menyediakan akses dan berbagi informasi antar nilai mata rantai dengan partnernya, untuk mengkolaborasikan penjualan, pengiriman dan melayani pelanggan yang berkombinasi.

Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
  1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan. 
  2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan. 
  3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit).
  4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi. 

Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
  1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.
  2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya. 
  3. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek. 
  4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.

Contoh E-Commerce

Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :

  1. Pembelian buku melalui online. 
  2. Pembelian elektronik melalui online. 
  3. Pembelian kendaraan melalui online. 
  4. Pembelian pakaian melalui online, dll. 

Dampak Positif dan Negatif E-Commerce

Dampak positifnya, yaitu :
  1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional. 
  2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar). 
  3. Menurunkan biaya operasional(operating cost). 
  4. Melebarkan jangkauan (global reach). 
  5. Meningkatkan customer loyality. 
  6. Meningkatkan supplier management. 
  7. Memperpendek waktu produksi. 
  8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan). 

Dampak negativenya, yaitu :
  1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
  2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam. 
  3. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri. 
  4. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
  5. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

Strategi e-Commerce

Untuk tiap masalah, ada beberapa kemungkinan solusi, dan situasi ini dapat diterapkan untuk permasalahan menentukan strategi terbaik perdagangan melalui jaringan elektronik. Namun strategi yang paling penting disebut adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Nama yang diberikan untuk strategi ini adalah sistem antar organisasi (IOS). Istilah lain adalah EDI yang berarti pertukaran data elektronik. Kedua istilah tersebut sering dipergunakan bergantian, tetapi jika dibuat suatu pebedaan, EDI dianggap subset dari IOS. Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai sistem antar-organisasi.

Sistem Antar-organisasi (IOS)

IOS (Interorganizational system), kadang-kadang disebut sistem informasi antar organisasi, adalah suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai suatu sistem tunggal; yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.

Manfaat IOS

Para mitra dagang ikut dalam IOS dengan harapan memperoleh manfaat tertentu. Manfaat itu terbagi dalam dua kategori – efisiensi komparatif dan kekuatan tawar menawar.

1. Efisiensi Komparatif
Dengan bergabung dalam IOS, para mitra dagang dapat menyediakan barang dan jasa mereka dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing. Perbaikan dalam efisiensi ini dapat berasal dari dalam dan berkaitan dengan organisasi lain.
  • Efisiensi internal, Terdiri dari perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan itu sendiri, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan data lebih cepat, menganalisisnya lebih cepat, dan membuat keputusan lebih cepat. 
  • Efisiensi antar organisasi, Mencakup perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain. Perbaikan ini memungkinkan perusahaan untuk menawarkan lebih banyak barang dan jasa, melayani lebih banyak pelanggan, memindahkan pekerjaan tertentu ke pelosok atau pelanggan, serta lebih mudah mengumpulkan data lingkungan.

2. Kekuatan Tawar Menawar
Kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya disebut kekuatan tawar menawar (bargaining power). Kekuatan itu berasal dari 3 metode dasar
  1. Keistimewaan produk yang unik; pemesanan lebih mudah, pengiriman yang lebig cepat, waktu respon atas permintaan informasi yang lebih cepat.
  2. Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian; mengurangi biaya belanja dalam mencari pemasok, dapat mengidentifikasi produk alternative dengan mendapatkan harga yang terendah.
  3. Peningkatan biaya peralihan; perusahaan ingin jika pelanggan beralih ke pesaing maka biaya peralihannya menjadi mahal. Ketergantungan produk satu dengan yang lainnya sangat tinggi.

IOS memiliki landasan teoritis yang kuat – delapan elemen lingkungan yang dihubungkan oleh arus sumber daya. Untuk alasan itu, tidaklah mengejutkan bahwa IOS telah menjadi strategi dominan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Juga tidaklah mengherankan bahwa hubungan data dicapai secara elektronik, suatu strategi yang disebut pertukaran data elektronik.

Pertukaran Data Elektronik

Pertukaran data elektronik (EDI) adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer diantara beberapa perusahaan. Transmisi tersebut memungkinkan data ditransmisikan dan diterima tanpa pengetikan ulang.

Manfaat EDI
Beberapa manfaat EDI langsung berasal dari teknologi. Ini adalah manfaat langsung dari pengurangan kesalahan, pengurangan biaya, dan peningkatan efisiensi operasional. Manfaat lain di hasilkan oleh manfaat langsung. Ini adalah manfaat tidak langsung dari peningkatan kemampuan bersaing, hubungan dengan mitra dagang yang lebih baik, dan pelayanan pelanggan yang lebih baik..

Sekian artikel tentang Konsep Dasar Dalam Membuat E-Commerce Beserta Contoh.

Daftar Pustaka
  • Sandriwarno Sulis, Skom,. Mkom, Konsep portal dan manajemen konten, 2013

07/12/15

Pengertian Portal dan Tipe-Tipe Portal Menurut Para Ahli

Pengertian Portal dan Tipe-Tipe Portal Menurut Para Ahli - Apakah portal itu dan apa saja tipenya? Konsep portal dan teknologinya muncul secara cepat dan mudah berubah,sehingga penting bagi kita untuk memahami dan fokus pada berbagai tipe portal dan aturan serta aplikasi-aplikasi yang terkait.

Pengelompokan portal menurut PortalsCommunity.com, dimana portal dikelompokkan ke dalam 4 kategori. Masing-masing kategori portal bisa dilihat penjelasan sebagai berikut :

1. Corporate/Enterprise (Intranet) Portals - (Portal Perusahaan) Business2Employee/ B2E (Bisnis ke Pekerja) :

- Enterprise Information Portal(EIP)-Portal Informasi Perusahaan.

Portal ini dirancang untuk proses B2E, komunitas dan aktivitas untuk meningkatkan akses, prosesing, dan pembagian informasi yang terstruktur dan tak terstruktur di dalam dan lintas perusahaan. EIP juga aturan dari perseroan terbatas, proses, aliran pekerjaan, kolaborasi, manajemen isi (content management), data pergudangan dan pasar, aplikasi perusahaan, dan business intellegent.

EIP menyediakan akses pada tipe lain dari portal, seperti portal E-bisnis,portal pribadi, dan portal masyarakat. Sebuah kumpulan departemen atau kelompok portal dalam sebuah portal yang bergabung menjadi satu dikenal sebagai federasi portal. EIP juga menyediakan akses pada isi suatu sindikat dimana didefinisikan sebagai informasi eksternal, dari sumber tunggal maupun beragam, yang dikelola oleh pihak ketiga (third party).

Shilakes dan Tyleman, Meeril Lynch Inc mendefinisi EIP sebagai aplikasi yang memungkinkan perusahaan untuk membuka kunci informasi yang disimpan secara internal, dan menyediakan pengguna gateway tunggal untuk membuat informasi sesuai selera masing-masing dan pengetahuan untuk membuat pemberitahuan keputusan bisnis.

Pengertian Portal dan Tipe-Tipe Portal Menurut Para Ahli_
image source: store.steampowered.com

Contoh dari portal Perusahaan/EIP termasuk :

- Business Intellegent Portal


Portal Bisnis Intelegent adalah portal perusahaan yang memungkinkan pengguna mengakses dan membuat laporan untuk tujuan pembuatan keputusan pada perusahaan yang menggunakan database yang besar. Information Advantage adalah satu-satunya perusahaan yang pertama kali mengkombinasikan software bisnis intelegent dengan portal perusahaan.

Perusahaan lain, diantaranya Computer Assosiates(CA), IBM, dan Oracle.

- Business Area (Intranet) Portal ~ Portal Area Bisnis

Portal ini menyediakan fungsi spesifik atau proses dan aplikasi-aplikasi di dalam suatu perusahaan.

Contoh portal area bisnis :
  • HR (misal: Authoria, PeopleSoft)
  • ERP (misalnya: Portal SAP, Oracle)
  • Penjualan dan pemasaran (misalnya:Siebel)
  • Manajemen Rangkaian Persediaan(Supply Chain Management)

Portal area bisnis muncul untuk menyediakan akses pekerja/buruh yang lebih besar terhadap informasi yang ada dalam aplikasi khusus perusahaan.

Portal horizontal

Portal horizontal sangat umum dalam kehidupan dan lintas organisasi.

Contoh dari portal horizontal adalah sebagai berikut :
  • Kolaborasi-Enterprise Collaborative Portal (ECP) atau Portal Gabungan Perusahaan
    Portal ini menyediakan ruang virtual(virtual space) untuk saling bekerjasama.
  • Keahlian-Enterprise Expertise Portals (EEP) atau Portal Keahlian Perusahaan
    Portal ini menyediakan koneksi berdasarkan kemampuan atau keahlian.
  • Manajemen Pengetahuan-Enterprise Knowledge Portal (EKP) atau Portal Pengetahuan Perusahaan
    Portal ini menyediakan semua hal yang disebutkan diatas dan secara proaktif memberikan link ke isi dan orang secara langsung terlibat sebagai pengguna yang bertugas di real time.
  • Manajemen Isi-Content Management. (Perusahaan atau situs yang menyediakan informasi terkini tentang suatu hal).
  • Manajemen Dokumen-Document Management (misal : Documentum).

Portal Tugas atau Peranan ~ Role Portals.
Role Portals mengembangkan dukungan pada 3 model bisnis yaitu

1. B2E (Business to Employee)
Role portal untuk B2E menyediakan dukungan akses dan ketersediaan informasi khusus bagi pekerja, seperti self service untuk pekerja.

2. B2C (Business to Corporate)
Role Portal untuk B2C mendukung linkage (keterkaitan) dan hubungan antara perusahaan dengan pelanggan (customer). Role Portal juga mendukung self service untuk pelanggan.

3. B2B (Business to Business)
Role Portal untuk B2B menyediakan aliran informasi, aktivitas, dan proses bisnis lintas perusahaan dan suplier dan rekanan untuk distribusi dan aktifitas rantai manajemen persediaan.

2. e-Business (Extranet) Portals

e Business Portals mempunyai 3 sub kategori :

1) Extended Enterprise Portals-Portal Perluasan Perusahaan.

Contoh dari Extended Enterprise Portals adalah

  • B2C (Business to Consumer) dimana perluasan perusahaan untuk para pelanggannya dengan tujuan pemesanan, tagihan, layanan pelanggan, self service, dan sebagainya;
  • B2B (Business to Business) dimana memperluas perusahaan pada para supplier (pemasok barang) dan rekan kerjanya. Portal B2B mentransformasikan suplier dan nilai proses mata rantai dan hubungan.

Model-model pendapatan yang bisa diperoleh pada bisnis E-Commerce:
  • Model eceran : penjualan secara langsung barang atau jasa
  • Model berlangganan : pembayaran langsung akan informasi yang diperoleh
  • Model beriklan : memasang banner atau iklan pada situs-situs terkenal
  • Model Cybermall : kumpulan badan bisnis yang menawarkan berbagai barang dan jasa
  • Model Intermediasi/ perantara : broker berbagai macam barang dan jasa 


Model Bisnis B2B

1. Model Bisnis B2B
Yaitu penjualan produk / jasa antar company atau antar badan bisnis.

Karakteristik B2B
Karakteristik transaksi B2B pada umumnya :
  • Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang banyak atau borongan.
  • Biasanya dengan harga yang khusus / lebih murah, karena pembelian dilakukan dengan jumlah banyak guna dijual kembali.
  • Koneksi on-line antara vendor dengan pembeli.

Keuntungan B2B
  • Pencapaian kesempatan berkompetisi secara nyata :
  • Produktivitas kerja yang besar dan postensial.
  • Penghematan waktu dalam melakukan transaksi.
  • Berkurangnya biaya yang harus dikeluarkan (Proses yang cepat, transparan, dan harga yang lebih murah)

Pengurangan biaya atau pengeluaran :
  • Cisco System ($ 3.5 billion dalam pengurangan biaya pada tahun 1998)
  • DELL Computer Corporation (over $ 1.7 million/day) 

Tantangan B2B
  • Data cost OSS yang kuat berbasis accounting
  • Transformasi paralel dari semua orang atau budaya dalam hal proses dan teknologi
  • Pembaruan adalah hal yang sangat penting
  • Perundangan pemerintah
  • Proses perjanjian kerja sama
  • Harga dan pembayaran 

Model Bisnis B2C

2. Model Bisnis B2C
Yaitu penjualan produk atau jasa antara company dengan konsumen.

Karakteristik B2C
  • Penjualan secara eceran dari company/ badan bisnis langsung ke konsumen akhir
  • Produk eceran yang sangat beraneka ragam
  • Pembayaran secara on-line menggunakan kartu kredit
  • Berbelanja dengan sangat mudah
  • Usaha berpromosi dengan menggunakan penjualan silang antara produsen dengan konsumen atau dengan adanya potongan harga 

Keuntungan B2C
Keuntungan bagi badan bisnis :
  • Akses ke pasar global secara langsung
  • Penghematan waktu dan tempat
  • Pengurangan biaya yang sangat berarti
  • Kesediaan penuh : 24 jam perhari dan 7 hari perminggu 
  • Keuntungan bagi konsumen :
  • Berbelanja secara on-line tidak sesulit dari apa yang biasa didapat di pasar tradisional
  • Mudah dalam penggunaannya, tidak memerlukan kepandaian khusus
  • Banyak pilihan yang didapat dengan mudah ditambah dengan kerahasiaan yang dijamin
  • Product-on-demand ( apa yang anda perlukan akan anda dapatkan ) 

Tantangan B2C
  • Transformasi Budaya dari tradisional ke on-line
  • Memerlukan kepercayaan yang sangat tinggi
  • Keterbatasan pembayaran (transaksi maksimum, keamanan dll)

Model Bisnis G2C dan G2B

Model gambar Goverment to Custumer dan Goverment to Business sama sahaja dengan apa yang di senaraikan dalam pembahasan B2B dan B2C diatas. Yang membedakan hanya pada G2C iaitu dimana pada G2C, pihak Goverment keuntungan bukan faktor utama dalam G2C tetapi lebih mementingkan perkhidmatan kepada masyarakat pada umumnya. Sedang pada G2B itu sama sahaja dengan pembahasan yang B2B.

Berada dalam arus gencarnya globalisasi, demokratisasi dan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (ICT) tidak dapat melepaskan kita dari tuntutan penerapan teknologi tersebut dalam meningkatkan service pemerintah kepada warganya. Salah satu sarana peningkatan service tersebut adalah electronic government (e-government).

Banyak ditemui variasi definisi e-government, tapi definisi-definisi tersebut kurang lebih sama, maka dalam makalah ini diambil diambil salah satu saja yaitu:

E-Government berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi (seperti: wide area network, internet, dan komunikasi bergerak) oleh lembaga pemerintah yang mempunyai kemampuan untuk mentransformasikan hubungan Pemerintah dengan warganya, pelaku dunia usaha (bisnis), dan lembaga pemerintah lainnya. Teknologi ini dapat mempunyai tujuan yang beragam, antara lain: pemberian service pemerintahan yang lebih baik kepada warganya, peningkatan interaksi dengan dunia usaha dan industri, pemberdayaan masyarakat melalui akses informasi, atau manajemen pemerintahan yang lebih efisien. Hasil yang diharapkan dapat berupa pengurangan korupsi, peningkatan transparansi, peningkatan kenyamanan, pertambahan pendapatan dan/atau pengurangan biaya.

2) E-Marketplace Portal- Portal Pemasaran via net.

Sebuah contoh e-Marketplace portal adalah

- CommerceOne.net.
CommerceOne.net berfokus pada MRO (Maintenance, Repair, and Operation), yaitu pemeliharaan, perbaikan, dan perawatan mobil di Amerika Utara.

CommerceOne.net menyediakan perniagaan yang berhubungan dengan pelayanan kepada komunitas pembeli, penjual, pembuat pasar via net.

- Vertical net.
Vertical Net Marketplace Portal menghubungkan pembeli dan penjual online dengan menyediakan berita industri spesifik, produk yang terkait serta informasi pelayanan. Pembeli dapat menemukan informasi yang dibutuhkan secara cepat, sumber dan membeli produk-produk dan jasa secara online. Suplier mampu menghasilkan penjualan dan mampu melihat dengan jelas produk dan jasa lintas pemasaran untuk memperoleh pembeli yang berkualifikasi. Contoh ketiga adalah Oracle Exchange. Oracle Exchange adalah sebuah usaha bisnis terbuka untuk pembelian dan penjualan produk bisnis dan jasa.

- GlobalNetXchange
GlobalNetXchange yang merupakan sebuah jaringan B2B untuk para pedagang, terutama grosir dan kategori retail (penjualan, pembelian, perdagangan atau pelelangan barang dan jasa).

3) ASP portal.

ASP portal adalah portal B2B yang mengijinkan pelanggan bisnis menyewa produk maupun jasa. Contoh dari ASP adalah
  • PorSAP.com dan oraclesmallbusiness.com adalah contoh dari sistem perusahaan komplet (lengkap) yantal B2B adalah Portera’s Service Port, Salesforce.com, SAP’s MySAP.com dan Oracle’s oraclesmallbusiness.com.
  • Service Port adalah sebuah aplikasi dan portal web informasi untuk para profesional industri jasa.
  • Salesforce.com adalah mengatur penjualan dan melaporkan proses untuk tim distribusi penjualan mobil.
  • Myg ditawarkan dalam kerangka portal.

3. Personal (WAP) portals-Portal Pribadi.


Ada dua tipe utama personal portals :

1) Pervasive portal atau mobility portal.
Portal ini terintegrasi dalam telepon web, telepon seluler, wireless PDA, pager, dan sebagainya. Portal bergerak (mobility portal) menjadi meningkat popularitasnya dan penting bagi konsumen dan pekerja untuk mendapatkan informasi produk dan jasa, harga, diskon, ketersediaan, status pemesanan, status pengiriman, penjadwalan dan informasi instalasi, dan sebagainya.

2) Appliance portals-Portal alat rumah tangga.
Ini adalah portal yang tergabung dalam TV (Web TV), otomobil (OnStar), dan sebagainya.

4. Public atau Mega Portals (Internet).

Organisasi yang siap masuk dalam kategori ini menjadi “perusahaan” “media baru” dan fokus membangun pemirsa online yang besar dengan demografi yang luas atau berorientasi profesional. Ada 2 tipe utama Public portal :

1) General public portals atau Mega Portals
Portal masyarakat umum.

Portal ini sepenuhnya beralamatkan di Internet melawan komunitas kepentingan khusus, diantaranya yang termasuk adalah : Yahoo, Google, Overture, AltraVista, AOL, MSN, Excite, dan lain-lain.

Mega portals akan semakin sedikit dan seiring waktu akan menggabungkan diri.

2) Industrial Portals, Vertical portals atau Vortals
Portal Industri, portal vertikal. Portal ini tumbuh secara cepat dan berfokus pada audiens yang sempit atau komunitas, seperti konsumen suatu barang, komputer, retail, bank, asuransi, dan sebagainya.

Contoh:

  • iVillage (berfokus pada keluarga)
  • Thomas register atau American Manufacturer (berfokus pada produk dan jasa)
  • Bitpipe (merupakan penggabungan dari teknologi informasi), dan sebagainya.

Daftar Pustaka
  1. Sandiwarno Sulis, Konsep Portal dan Manajemen Konten, 2013